Rabu, 07 Agustus 2013

Wajib berkata Jujur

Diposting oleh Latifah di 00.48

Kejujuran sepertinya sebuah hal yang sangat mahal di jaman ini. Bisa kita lihat dipentas-pentas politik, betapa sebuah ketidakjujuran, pembohongan dan kebohongan, lebih-lebih kebohongan publik adalah sebuah sarapan yang bisa kita santap setiap hari, baik di media cetak, media elektronik, dan Internet.

Begitu sulitnyakah berkata jujur dan mengungkap sebuah kejujuran? Sebuah kisah di jaman Rasulullah saw, mengajarkan tentang kejujuran adalah kunci kebaikan kehidupan. Berikut ini penggalan ceritanya.
Suatu ketika, ada seorang yang ingin masuk agama Islam. Namun dia menyatakan bahwa dia tak bisa meninggalkan semua maksiat yang telah menjadi darah dagingnya. Jadi, dia meminta ijin kepada Muhammad Rasulullah untuk masuk Islam namun tetap diperbolehkan melakukan maksiat. Kalo bahasa gaulnya : "Rasul, saya pengen masuk islam nih, tapi kalo boleh dilonggarin dikit yak aturannya. Ane masi demen maksiat nih." Beuh, ni orang geblek banget ya.

Rasulullah tersenyum dan mempersilahkan orang tersebut melakukan semua maksiat yang dia inginkan, hanya dengan satu syarat : dilarang berbohong.

Orang itu berkata, "Beuh.. gampang bener syaratnya ya Rasul. Oke dah, Deal kalo begituh."

Sejak saat itu, setiap hari Rasullulah selalu bertanya kepada orang tersebut apa saja yang dia lakukan setiap hari. Dan orang itu merasa malu banget setiap kali harus menjawab bahwa dia habis melakukan maksiat. Apalagi pas ditanya di depan mimbar atau kumpulan orang-orang banyak. Mukanya mau ditaruh kemana..

Akhirnya orang itu berpikir seribu keliling tiap melakukan maksiat, karena pasti esoknya akan ditanya oleh Rasul, dan ia tidak boleh berbohong. Cape deh...

Tapi lihat dampaknya, lama-kelamaan, orang tersebut meninggalkan maksiat karena daripada malu tiap ditanya Rasul, dan mulai beribadah dengan giat.
Disini dapat kita petik sebuah pesan moral tentang berkata jujur, bahwa jujur itu mampu menjadi kunci hal buruk dalam kehidupan, seperti maksiat, selingkuh, korupsi, maling, dan sebagainya. Coba andai manusia semua berkata jujur, pasti dijamin gak ada yang namanya korupsi, pencurian, pencopetan, dan sebagainya.

Jujur itu perlu di latih dan terus dipraktekan agar menjadi sebuah kebiasaan yang baik. Jujur bukan kebutuhan, tapi kewajiban, sehingga terasa berat.

0 komentar:

Posting Komentar

 

‏Latifah Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea