Jumat, 29 April 2016

Bisnis dan Layanan PT Telkom yang berbasis DSL dan Fiber Optic

Diposting oleh Latifah di 07.41 0 komentar

A.   Konsep Dasar
  • ·      DSL

Teknologi modern yang menggunakan jalur telepon yang sudah ada untuk men-transport data dengan bandwidth lebar, seperti multimedia dan video. Teknologi ini memerlukan perangkat khusus pada central office dan pelanggan yang memungkin kan transmisi broadband melalui kabel tembaga, Sering disebut juga dengan istilah teknologi suntikan atau injection technology. Sehingga kabel telepon biasa yang telah ada dapat dipakai untuk menghantarkan data dalam jumlah yang besar dan dengan kecepatan yang tinggi ,Jika PSTN hanya menggunakan sebagian frekuensi yang mampu dihantarkan oleh kabel tembaga, DSL  memanfaatkan lebih banyak frekuensi dengan membaginya (splitting), frekuensi yang lebih tinggi untuk data dan frekuensi yang lebih rendah untuk suara dan fax

Peralatan: Di ujung pelanggan memerlukan sebuah modem DSL. Alat ini mengubah data dari sinyal digital yang digunakan oleh komputer menjadi sebuah sinyal voltase dalam jangkauan frekuensi yang sessuai dan kemudian disalurkan ke jalur telepon.

Protokol dan konfigurasi : Banyak teknologi DSL menggunakan sebuah lapisan ATM agar dapat beradaptasi dengan sejumlah teknologi yang berbeda.

Implementasi DSL dapat menciptakan jaringan jembatan atau routed. Dalam konfigurasi jembatan, kelompok komputer pengguna terhubungkan ke subnet tunggal. Implementasi awal menggunakan DHCP untuk menyediakan detail jaringan seperti alamat IP kepada peralatan pengguna, dengan authentication melalui alamat MAC atau memberikan nama host. Kemudian implementasi seringkali menggunakan PPP melalui Ethernet atau ATM (PPPoE atau PPPoA).

DSL juga memiliki rasio contention yang layak dipertimbangkan pada saat memilih teknologi jalur lebar.Teknologi DSL .Contoh teknologi DSL (kadangkala disebut xDSL) termasuk:
·            High-bit-rate Digital Subscriber Line (HDSL), covered in this article
·            Symmetric Digital Subscriber Line (SDSL), a standardised version of HDSL
·            Asymmetric Digital Subscriber Line (ADSL), a version of DSL with a slower upload speed
·            Rate-Adaptive Digital Subscriber Line (RADSL)
·            Very-high-bit-rate Digital Subscriber Line (VDSL)
·            Very-high-bit-rate Digital Subscriber Line 2 (VDSL2), an improved version of VDSL
·            G.Symmetric High-speed Digital Subscriber Line (G.SHDSL), a standardised replacement for early proprietary. 

  • ·         Fiber  Optic


Pengertian fiber optic atau serat optik adalah jenis kabel yang bahannya terbuat dari serat kaca dan mempunyai kecepatan tranfer data yang tinggi, kabel fiber optic atau serat optik umumnya digunakan oleh penyedia layanan internet (ISP) untuk terhubung ke backbone NAP (Network Access Provider)

Gambaran umum sistem transmisi fiber optic  berikut ini :
Pada komunikasi fiber optik, sinyal yang digunakan adalah dalam bentuk digital, sedangkan penyaluran sinyal melalui serat optik adalah dalam bentuk pulsa cahaya. Pulsa cahaya diperoleh dari proses memodulasi sinyal informasi dalam bentuk digital kedalam suatu komponen sumber optik. Proses ini terjadi pada arah kirim, sedangkan pada arah terima melalui detektor optik, pulsa cahaya diubah kembali dalam bentuk sinyal digital.
Bila jarak antara stasiun pengirim dengan stasiun penerima berjauhan, sinyal pulsa cahaya yang ditransmisikan akan mengalami proses pelemahan yang disebabkan adanya rugi-rugi yang timbul selama proses pengiriman sesuai dengan panjang dan jenis saluran optik yang digunakan. Untuk mengatasi hal tersebut pulsa cahaya akan diregenerasikan sesuai dengan keadaan pada saat pengiriman. Proses ini terjadi pada stasiun pengulangan


Perusahaan telekomunikasi Telkom sedang gencar membangun sistem jaringan kabel untuk menyediakan layanan telekomunikasi berkecepatan tinggi. Perusahaan pelat merah itu menargetkan sistem kabel yang sebelumnya memakai material tembaga, akan diganti total dengan kabel serat optik pada 2020 mendatang.
Telkom mengungkapkan hingga saat ini, persentase kabel tembaga dan serat optik berimbang. “Sekarang posisinya 50 persen kabel tembaga dan 50 persen kabel serat optik,” ujar Dian Rachmawan, Direktur Consumer Service Telkom saat ditemui di acara Fiber to The Home (FTTH) Conference & Exhibition Asia-Pacific di Jakarta, Rabu (20/5).
Telkom mengklaim jaringan serat optiknya menjangkau 7 juta rumah di Indonesia. Untuk meningkatkan jumlah pelanggan, Telkom akan mengincar pelanggan rumah tangga dengan IndiHome yang menyediakan tiga layanan telekomunikasi, yaitu Internet, telepon rumah, dan televisi berlangganan berbasis Internet Protocol (IPTV).
IndiHome sendiri saat ini telah memiliki 350 ribu pelanggan dan ditargetkan tumbuh menjadi 3 juta pada ujung 2015. Beberapa wilayah yang jadi target utama adalah Jabodetabek dan Surabaya.
Dian meyakini kabel serat optik akan menjadi tumpuan layanan telekomunikasi di masa depan. “2020 akan pakai fiber (serat optik) semua. Semua jaringan ke rumah akan pakai fiber,” katanya melanjutkan.
Telkom saat ini memiliki sekitar 2.500 teknisi yang bekerja dalam pembangunan infrastruktur jaringan pitar lebar. Hingga akhir 2015 ini perusahaan menargetkan punya 10.000 sumber daya teknisi untuk membangun jaringan kecepatan tinggi itu.
Dari anggaran belanja modal Telkom tahun ini sebesar Rp 25 triliun sampai Rp 30 triliun, sekitar 30 persen di antaranya bakal dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur telekomunikasi pitalebar.
Sementara itu, 60 persen belanja modal tahun ini dialokasikan untuk anak perusahaannya yang bergerak di bisnis telekomunikasi seluler, Telkomsel, dan sisanya untuk ekspansi internasional. Telkom memasang target pendapatan Rp 100 triliun di penghujung 2015.
Telkom pada Mei lalu merampungkan pembangunan jaringan tulang punggungnya (backbone)serat optik yang mereka sebut Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS). Seperti namanya, jaringan ini menghubungkan kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua, dengan kabel sepanjang 8.772 kilo meter.
Mereka kini sedang menggarap proyek jaringan serat optik Luwuk Tutuyan Cable System (LTCS) yang akan menghubungkan Luwuk di Sulawesi Tengah hingga Tutuyan di Sulawesi Utara dengan kabel sepanjang 345 kilo meter. Telko menyebut proyek-proyek sistem kabel ini disebut dengan nama Indonesia Digital Network.




B.   ANALISIS FAKTOR
Faktor Pendorong Penggunaan DSL :
·         Koneksi internet selalu tersambung setiap saat dan tetap bisa menggunakan telepon saat internet aktif.
·         Stabilitas kecepatan koneksi tidak dipengaruhi oleh jumlah pemakai.
·         Kecepatan transfer data jauh lebih tinggi daripada modem biasa.
·         Menghemat biaya investasi, karena operator tidak perlu melakukan penggantian jaringan kabel telepon eksisiting untuk membangun infrastruktur broadband secara cepat.
·         Pembagian frekuensi menjadi dua, yaitu :
-   Frekuensi tinggi untuk menghantarkan data.
-   Sementara frekuensi rendah untuk menghantarkan suara dan fax.
·         Bagi pengguna di indonesia yang memakai program speedy, penggunaan ADSL membuat kegiatan internet menjadi jauh lebih murah. Sehingga kita dapat berinternet tanpa khawatir dengan tagihan yang membengkak.


Faktor Pendorong Penggunaan Fiber Optik :
Kecepatan transmisi Jaringan akses data selama ini dianggap sebagai bottleneck dalam penyediaan layanan data dan multimedia. Hal ini terutama karena bandwidth yang tersedia telah tertinggal dibandingkan dengan  bandwidth pada LAN maupun  backbone / WAN dimana faktor konsentrasi dan skala ekonomi menyebabkan digunakannya kabel optik. Hal inilah yang mendorong penggunaan fiber optik terutama pada jaringan komputer untuk memenuhi permintaan akan transmisi data yang lebih cepat adapun kelebihan Fiber Optic diantaranya adalah : 

1.    Mempunyai lebar pita frekuensi (bandwith yang lebar). Frekuensi pembawa optik bekerja pada daerah frekuensi yang tinggi yaitu sekitar 1013 Hz sampai dengan 1016 Hz, sehingga informasi yang dibawa akan menjadi banyak.
2.    Redaman sangat rendah dibandingkan dengan kabel yang terbuat dari tembaga, terutama pada frekuensi yang mempunyai panjang gelombang sekitar 1300 nm yaitu 0,2 dB/km.
3.    Kebal terhadap gangguan gelombang elektromagnet. Fiber optik terbuat dari kaca atau plastik yang merupakan isolator, berarti bebas dari interferensi medan magnet, frekuensi radio dan gangguan listrik.
4.    Dapat menyalurkan informasi digital dengan kecepatan tinggi. Kemampuan fiber optik dalam menyalurkan sinyal frekuensi tinggi, sangat cocok untuk pengiriman sinyal digital pada sistem multipleks digital dengan kecepatan beberapa Mbit/s hingga Gbit/s.
5.    Ukuran dan berat fiber optik kecil dan ringan. Diameter inti fiber optik berukuruan micro sehingga pemakaian ruangan lebih ekonomis.
6.    Tidak mengalirkan arus listrik Terbuat dari kaca atau plastik sehingga tidak dapat dialiri arus listrik (terhindar dari terjadinya hubungan pendek)
7.    Sistem dapat diandalkan (20 – 30 tahun) dan mudah pemeliharaannya.
8.    Low Cost.




C.   PROBLEMATIK


a.    DSL
1.    Panjang saluran telepon ke pelanggan lebih dari 18.000 feet.· Beberapa bagian saluran telepon menggunakan serat optik
2.    Terdapat banyak load coil dan bridged taps pada saluran telepon
3.    Pelanggan harus berhubungan dengan lebih dari satu perusahaan untuk mendapat layanan dan pemecahan masalah berarti birokrasi yang panjang dan lama.
4.    Informasi teknis sukar diperoleh.· Kurang tenaga terlatih untuk memasang perangkatnya
5.    Instalasinya hanya mendukung OSs tertentu misal Windows dan MacOS tapi tidak mendukung Linux.
6.    Interupsi layanan sering terjadi
7.    Selalu terhubung dengan LAN sehingga mungkin menimbulkan masalah keamanan.

b.     Fiber optik
1.       Harga kabel jaringan fiber optik masih terlalu mahal, terutama jika dibandingkan dengan kabel jaringan lainnya seperti kabel UTP yang terkenal murah meriah.
2.       Dalam proses instalasi kabel jaringa fiber optik diperlukan beberapa alat khusus berupa perangkat elektronik yang untuk saat ini memang masih sangat mahal. Alhasil tidak semua orang bisa ataupun mau menggunakan kabel ini sebagai media pendukung dalam instalasi sebuah jaringan komputer.
3.       Dalam proses pengiriman sinyal, karena harus dilakukan perubahan sinyal listrik ke sinyal optik terlebih dahulu maka kabel jaringan fiber optik menunut adanya sumber cahaya yang kuat untuk melakukan pen-sinyalan seperti alat pembangkit listrik eksternal.
4.       Jika rusak, perbaikan instalasi kabel jaringan fiber optik yang kompleks memerlukan tenaga yang ahli di bidang ini.
5.       Kabel jaringan fiber optik ditakutkan bisa menyerap hidrogen sehingga dapat menyebabkan loss data.
6.       Mengingat kabel jaringan fiber optik menggunakan gelombang cahaya untuk mentransmisikan data, maka kabel jaringan jenis ini tidak dapat diinstal dalam jalur yang berbelok secara tajam atau menyudut. Jika terpaksa harus berbelok, maka harus dibuat belokan yang melengkung.




D.   KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

·         Penggelaran proyek kabel bawah laut Luwuk Tutuyan di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan dengan kabel sepanjang 8.772 kilo meter yang dilakukan PT Telkom salah satu langkah nyata mewujudkan Indonesia sebagai lalu lintas internet internasional
·         Penggunaan Fiber optic dan DSL sangat dibutuhkan dalam bisnis di Indonesia
·         Kabel jaringan Fiber Optik dapat beroperasi dengan kecepatan yang sangat tinggi dalam membawa informasi atau data, bahkan lebih tinggi dibanding kabel jaringan Coaxial ataupun kabel Twisted Pair. Kecepatan transfer data-nya bahkan dapat mencapai 1000 mbps.
·         DSL memberikan banyak keuntungan. Karena memakai jaringan tembaga yang telah tersedia berarti tidak perlu memasang prasarana lagi sehingga DSL menjadi lebih murah. Selain itu DSL adalah layanan langsung yang selalu terhubung dengan ISP dan tidak membayar per menit.


Saran
·         Untuk penggunaan kabel fiber optik berdasarkan mode transmisi lebih baik menggunakan dua alternatif, yaitu yang pertama single-mode dan yang kedua multi-mode, dikarenakan multi-mode pada kapasitas angkutnya jauh lebih besar dari single-mode, dan harga kabel serta perangkat aktifnya yang lebih murah dibandingkan dengan single-mode.
·         Mungkin sebaiknya lebih diperbanyak lagi SDM-nya, agar lebih mempercepat kinerja dan bisa mengefisienkan waktu dalam mengerjakan proyek kabel bawah laut Luwuk Tutuyan di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan.

Kamis, 24 Juli 2014

Kebersamaan Kami

Diposting oleh Latifah di 18.07 0 komentar


Bukber Kami Dengan Kaka2 di Devisi Bussiness Service :)

Selamat Ulang Tahun Pa Ros ( yang paling ujung pake baju putih )
Doakami Menyertaimu :)
Terimakasih kaka2 yang sudah mengajarkan kami dunia kerja :)

Jumat, 06 Juni 2014

Simulasi Roting menggunakan Packet Tracer

Diposting oleh Latifah di 00.42 0 komentar
1.       1.Buka Router kiri , pilih port sesuai kabel switch yang terhubung ke router
    Isi IP untuk Switch yang disebelah Kiri. Port Status di ON kan , Ip bebas
    Begitu juga untuk router Tengah dan kanan

   




2. Di dalam router kiri terdapat Kilo dan Limo.
   Kilo memakai IP kelas B
   Limo memakai IP kelas C
   Contoh : Buka Kilo, pilih dekstop > Ip Configuratian
                Isi IP kelas B
                Default Gateway = Isi Ip switch
                DNS Server = IP Server



Sedangkan untuk Pc dan laptop, Ip address nya mempunyai IP kelas yang sama dengan Servernya. Bedakan angkanya saja, Misalkan Ip address untuk server 128.168.10.15, berarti Pc nya 128.168.10.20 begitu juga laptop
_______________________________________________________
Kilo & Novemer   : IP Kelas B  Contoh   (128-168-10-10)
Limo & Oscar      : IP Kelas C   Contoh  (192.168.10.10)
Mike                   : IP Kelas A  Contoh   (126.168.10.10)


33. Lalu pilih Config > DNS
Isi name : nama server. Contoh www.kilo.com
Address : Ip server
lalu ketik Add
Begitu juga dengan server lainnya




 4.Masih di config, pilih Http
    Ganti tulisan Cisco packet Tracer Menjadi smk telkom



  5. Lalu buka dekstop > web browser
      Ketik www.kilo.com



   6.   Lalu Pilih Router
    Misal : memilih roter kanan berati Network di isi IP server Kiri dan tengah ( IP server     tetangga)
    Mask : disesuaikan dengan IP
    Next hop: IP Router tetangga (router kiri dan tengah)
    Lalu pilih add
    Begitu juga mengatur Router yang lain





Kamis, 29 Mei 2014

Study Tour Bali-Malang_Surabaya

Diposting oleh Latifah di 20.23 0 komentar
Ini Foto Kami Lagi Ngumpul Jam 9 untuk Study Tour
Start from : Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin

Untuk Penerbangan Ke Surabaya dulu :D

Senin, 07 April 2014

LOCAL AREA NETWORK Manjat Triangle nih...

Diposting oleh Latifah di 00.03 0 komentar


Ini pengalaman saya yang pertamakali manjat di skatel loh..
Gugup Bangettttzzzzzzzz ;;;;;; panas dingin, Gemeteran,
Naiknya sih agak susah soal nya cuman 1 kaki yang bertahan
Sedangkan Trurunnya susah lagi,  Gemeteran pastinya =))
Temen saya banyak yang gugup saat pertama kali naik,
kalo saya engga gugup ko pertamanya, tapi pas turunya, mau nyampe bawah baru gugup :D
Kebalik yaah org pas diatas gugupnya, saya dibawah wkwk

Saya punya teman sebangku namanya Putri melati Rs
Jadi diantara kami berdua tidak ada yang boleh duluan naik, soal nya nanti bisa ciut nyalinya :D
Jadi kami memutuskan untuk naik bersama berdua wkwk

Kenapa kami harus naik sampai paling atas Triangle?
Karena Diatas / dipucuk tiang triangle yang tingginya 12 M ditaruh sebuah box, yang harus di isi dengan Kertas berisikan Nama kita, NIS, Absen -,- jadi yang ga naik gabisa taruh namanya dlm box.
Cuman yang namanya ada dlm box atau yg berhasil naik yang dapat Nilai
Dan kami Berdua Berhasil !!!!!!!!!!!!!!!!! Yeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeyeeeeeyeyeyeyeyeyeyeyeye :))))

Rabu, 05 Maret 2014

Repeater

Diposting oleh Latifah di 22.02 0 komentar
Bagaimana Konfigurasi Repeater Mode TL- WR702N

Cocok untuk : TL- WR702N
Catatan : FAQ ini hanya cocok untuk TL- WR702N dengan firmware versi 130.314 atau lebih , itu TIDAK cocok untuk 130.528 atau versi yang lebih baru .

Definisi: TL- WR702N salinan dan memperkuat sinyal nirkabel yang ada untuk memperluas cakupan sinyal . Jadi nama jaringan ( SSID ) dan sandi tidak berubah . Mode ini sangat berguna untuk ruang besar untuk menghilangkan sudut sinyal - buta .

Aplikasi: rumah besar, kantor , gudang atau ruang lain di mana sinyal yang ada lemah .
Koneksi fisik

Langkah 1 :
Hubungkan WR702N langsung ke port Ethernet komputer Anda dengan kabel Ethernet ;

Langkah 2 :
Power on the WR702N
Komputer Initial Setup- Untuk Windows 7 , Vista & XP ( Untuk Mac OS X , silakan kunjungi page3 )

Langkah 1 :
Windows 7 & Windows Vista : Klik Start - > Control Panel - > Network and Sharing Center
Windows XP: Klik Start - > Control Panel - > Network Connections

Langkah 2 :
Windows 7: Buka Jaringan andSharing Pusat > Ubah pengaturan Adapter
Windows Vista: Buka Jaringan andSharing Pusat > Manage Network Connections
Windows XP: ( Pergi ke Langkah Berikutnya

Langkah 3:
Windows 7, Vista dan XP : Klik kanan Local Area Connection > Pilih Properties> Klik dua kali Internet Protocol Version 4 ( TCP/IPv4 ) atau Internet Protocol ( TCP / IP ) forWindows XP .

Langkah 4 :
Windows 7, Vista dan XP : Pilih " Gunakan alamat IP Berikut: "
Ketik informasi berikut :
1 . Alamat IP : 192.168.0.10
2 . Subnet mask : 255.255.255.0
Klik OK untuk keluar
Klik OK lagi untuk menerapkan pengaturan .

Setup- Untuk Komputer awal Mac OS X
Pergi ke Apple - > Ethernet Sistem Preferences - > Network- > Sorot - > Configure IPv4 : Menggunakan DHCP dengan alamat pengguna
Masukkan Alamat IPv4 : 192.168.0.10
Klik Apply

Akses Halaman Manajemen
 Buka Web Browser - > Ketik 192.168.0.254 di address bar - > Tekan Enter
Masukkan default User Name : admin
Masukkan default Password: admin
Klik OK
Jalankan Quick Setup
Ke Cepat Setup- > Klik Next
Pilih Repeater - > Klik Next
Klik Survey
Cari nama jaringan router Anda di bawah kolom SSID - > klik Connect

Security Options : ( Silakan cocok Security Options dengan router yang ada )
Silakan lihat Original Equipment Manufacturer untuk rincian
Kata sandi : ( Silahkan mencocokkan Keamanan Password dengan router yang ada )
Klik : Berikutnya Klik : Reboot , dan tunggu sampai ia pergi ke 100 % persen

 Relokasi WR702N yang Sekarang Anda dapat pindah WR702N ke lokasi terpusat untuk membuat sebagian besar Repeater Mode.
Selamat! Sinyal nirkabel Anda telah ditingkatkan . Semua perangkat nirkabel Anda memiliki koneksi yang lebih stabil .

Akhir Komputer Reversi - Untuk Windows 7 , Vista & XP ( Untuk Mac OS X , silakan kunjungi halaman 9 )

Langkah 1 :
Windows 7 & Windows Vista : Klik Start - > Control Panel - > Network and Sharing Center
Windows XP: Klik Start - > Control Panel - > Network Connections

Langkah 2 :
Windows 7: Buka Network and Sharing Center - > Mengubah pengaturan Adapter
Windows Vista: Buka Network and Sharing Center - > Manage Network Connections
Windows XP: ( Pergi ke Langkah Berikutnya )

Langkah 3:
Windows 7, Vista dan XP : Klik kanan Local Area Connection - > pilih Properties - > Klik dua kali Internet Protocol Version 4 ( TCP/IPv4 ) atau Internet Protocol ( TCP / IP ) untuk Windows XP .

Langkah 4 :
Windows 7, Vista dan XP : Pilih "Alamat IP Obtainan otomatis " dan " alamat server DNS secara otomatis "
Klik OK untuk keluar
Klik OK lagi untuk menerapkan pengaturan .
 Akhir Pengembalian Komputer - Untuk Mac OS X
 Pergi ke Apple - > Ethernet Sistem Preferences - > Network- > Sorot - > Configure IPv4 : Menggunakan DHCP
Klik Apply

Seputar Uji Kompetensi

Diposting oleh Latifah di 21.52 0 komentar
Uji kompetensi adalah proses pengujian dan penilaian yang dilakukan oleh penguji uji kompetensi untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi hasil belajar peserta didik kursus dan satuan pendidikan nonformal lainnya, serta warga masyarakat yang belajar mandiri pada suatu jenis dan tingkat pendidikan tertentu.

Uji kompetensi bagi peserta didik kursus dan warga masyarakat ini di dasarkan atas; 
1) UU No 20 Th 2003, Pasal 61 ayat 3; Sertifikat kompetensi diberikan oleh penyelenggara pendidikan dan lembaga pelatihan kepada peserta didik dan warga masyarakat sebagai pengakuan terhadap kompetensi untuk melakukan pekerjaan tertentu setelah lulus uji kompetensi yg diselenggarakan oleh satuan pendidikan yang terakreditasi atau lembaga sertifikasi, 
2) PP no 19 Th 2005, pasal 89 ayat 5 ;Sertifikat kompetensi diterbitkan oleh satuan pendidikan yang terakreditasi atau lembaga sertifikasi mandiri yang dibentuk oleh organisasi profesi yang diakui Pemerintah sebagai tanda bahwa peserta didik yang bersangkutan telah lulus uji kompetensi, dan 
3) Permen no 70 tahun 2008 tanggal 26 nopember 2008 tentang Uji Kompetensi Bagi Peserta Didik Kursus dan Warga Masyarakat
Berdasarkan UU, PP dan Permen tersebut maka ujian nasional kursus diganti dengan uji kompetensi, dan pada akhir Desember 2008 sudah tidak diselenggarakan ujian nasional kursus. Untuk mewujudkan amanat tersebut maka diperlukan empat komponen yang harus disiapkan yakni; 1) Lembaga Sertifikasi Kompetensi, 2) Tempat Uji Kompetensi, 3) Penguji, dan 4) instrumen uji kompetensi.
 

‏Latifah Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea